Kisah Angsa yang Malang

Beberapa waktu yang lalu, Sasa Angsa terkena peluru pemburu saat terbang melintasi danau. Sampai sekarang kakinya masih sulit untuk digerakkan. Bahkan menurut dokter kalkun, akan sulit bagi Sasa Angsa untuk kembali normal. Mendengar hal itu, Sasa Angsa menjadi sedih.

Tidak ada lagi Sasa Angsa yang periang. Senyum Sasa Angsa juga semakin memudar saja. Ibu Angsa sangat khawatir dengan hal itu. Ibu Angsa kemudian mencoba menghubungi semua teman-teman Sasa Angsa agar dapat menghibur buah hatinya.

Ada Feye, Clorita, Risma, dan Sendu. Tapi, mereka pun tidak berhasil. Sasa Angsa tetap larut dalam kesedihannya.

Hingga suatu hari, Sasa Angsa bertemu dengan seekor kupu-kupu yang sangat indah. Namun ketika ia dekati, ternyata ada kecacatan pada sayap kiri kupu-kupu itu. Tapi si Kupu-kupu terlihat baik-baik saja.

“Hei, kenapa dengan sayapmu?” tanya Sasa Angsa.

“Oh, ini robek karena suatu kecelakaan” jawab si Kupu-kupu, tersenyum.

Sasa Angsa terus memperhatikan Kupu-kupu. Cacat di sayap Kupu-kupu tidak akan bisa diobati, tapi Sasa Angsa heran karena si Kupu-kupu terlihat biasa-biasa saja.

“Pasti kau penasaran kenapa aku begitu tegar menghadapi cobaan ini,” ujar Kupu-kupu membuyarkan lamunan Sasa.

Sasa Angsa mengangguk.

Kemudian si Kupu- kupu berujar, “Jika sebuah cobaan tidak dihadapi dengan senyuman, kapan kita bahagia? Aku tahu bahwa sayapku tidak akan bisa pulih seperti sedia kala. Tapi, itu sudah tidak jadi masalah untukku karena aku ikhlas menjalaninya.”

Deg!! Ucapan Kupu-kupu membuat Sasa Angsa kembali berpikir tentang lukanya. Dokter Kalkun bilang bahwa luka Sasa Angsa masih ada kemungkinan untuk sembuh, tapi Sasa Angsa malah terus larut dalam kesedihan. Padahal, Kupu-kupu yang lukanya tidak bisa sembuh saja masih tetap tersenyum.

Pertemuan dengan Kupu-kupu menyadarkan Sasa Angsa bahwa cobaan dari Tuhan tidak hanya terjadi pada dirinya saja. Dia harus tabah menjalani cobaan ini agar bisa berhasil melewatinya.

Pesan Moral : Setiap hal yang terjadi selalu ada hikmah yang dapat kita petik. Walaupun kejadian itu membuat sedih, tapi tetap ada hikmah dan pelajaran di baliknya.