Kisah Ulat Bulu Yang Membuat Gatal

Lulu Ulat Bulu hidup di pohon ceri yang buahnya menjadi makanan untuknya. Dia tidak pernah pergi ke mana pun karena takut pada manusia. Manusia sering kali membunuh ulat tanpa alasan yang jelas. Karena itulah kaum ulat sangat membenci manusia.

Sejak kecil ibu dan ayah Lulu melarang Lulu pergi jauh dari rumah. Namun suatu hari, Lulu Ulat Bulu meninggalkan pohon ceri rumahnya. Dia ingin melihat dunia lebih luas lagi.

“Aku sudah besar, aku pasti bisa menjaga diri,” gumamnya saat melangkah pergi.

Matahari sudah semakin tenggelam saat Lulu Ulat Bulu kembali ke rumah. Betapa kagetnya ia tatkala melihat rumahnya sudah hancur. Semua keluarganya entah ke mana. Sepertinya pohon itu baru saja didatangi manusia. Lulu Ulat Bulu sangat menyesal meninggalkan keluarganya sehingga dia tidak tahu apa yang sudah terjadi.

“Kenapa manusia sangat jahat?!” serunya mengutuk.

Lulu Ulat Bulu kemudian membangun rumah sederhana untuk tempat tinggalnya. Hampir setiap hari ia menangis tersedu-sedu saat teringat dengan keluarganya. Hingga suatu ketika, Peri Bahagia melihat Lulu Ulat Bulu yang sedang menangis. Peri itu tidak tahan melihatnya.

“Ceritakanlah segala keluh kesahmu kepadaku, Lulu? Siapa tahu aku bisa memberi solusi yang tepat untukmu,” ucap Peri Bahagia.

“Aku tidak bisa melindungi diri dari karena tubuhku yang lemah. Rumahku dan keluargaku entah ke mana. Mungkin saja besok giliranku untuk mati di tangan manusia” ujar Lulu Ulat Bulu yang masih menangis tersedt sedu.

Peri Bahagia benar-benar merasa sedih. Dia mencoba membantu Lulu Ulat Bulu dengan sihirnya.

“Wahai Lulu Ulat Bulu, aku telah menaburkan serbuk ajaib pada bulu-bulumu. Jika ada manusia yang menyentuhnya, mereka akan merasa gatal. Pasti mereka akan berhenti mengganggumu jika tahu akan hal ini,” jelas Peri Bahagia.

Lulu Ulat Bulu senang sekali mendengarnya. Memang benar kata Peri Bahagia. Sekarang setiap kali ada manusia yang menyentuhnya, maka mereka akan merasa gatal-gatal. Kini para ulat bulu pun aman dari gangguan manusia, sebab para manusia takut gatal bila sampai terkena bulu-bulu yang ada di tubuh ulat bulu. Peri bahagia telah berhasil menaburkan kebahagiaan seperti tugasnya, khususnya kepada kaum ulat bulu.

Pesan Moral : Hidup tenang dan bahagia adalah idaman semua orang. Begitu juga dengan Lulu Ulat Bulu. Jika dia tidak diganggu, pasti tidak akan menyebarkan rasa gatal.