Pertolongan Pertama pada Korban Pingsan

Pingsan (juga disebut syncope) ialah hilang kesadaran sebentar karena aliran darah ke otak untuk sementara berkurang. Berbeda dengan shock, pada korban pingsan, denyut nadi menjadi lebih lambat, walaupun nantinya akan segera meningkat kembali. Disaat itulah korban biasanya segera pulih lagi.

Pingsan bisa jadi merupakan reaksi terhadap nyeri dan ketakutan, atau karena sangat marah, sangat lelah dan kurang makan tetapi lebih sering disebabkan aktivitas fisik yang sudah lama berkurang. Dimana darah terkumpul di bagian bawah tubuh sehingga hanya sedikit yang sampai ke otak.

GEJALA KORBAN PINGSAN :

    • Hilang kesadaran sebentar; korban jatuh ke lantai
    • Nadi lambat.
    • Pucat

TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN PINGSAN :

Tujuan : Memperbaiki aliran darah ke otak, serta untuk Menenangkan dan memberi kenyamanan pada Korban setelah sadar

    1. Pasien dibaringkan, kakinya ditinggikan dan ditopang.
    2. Pastikan pasien banyak mendapat udara segar; Kalau perlu buka jendela
    3. Setelah pulih, pasien ditenangkan dan disuruh duduk secara perlahan.
    4. Cari dan atasi cedera yang mungkin terjadi ketika jatuh.
    5. Jika kesadaran korban tidak segera pulih, periksa pernapasan dan nadinya, siap-siap resusitasi jika diperlukan. Baringkan dalam posisi pemulihan.
    6. Jika pasien akan pingsan lagi, kepalanya ditundukkan ke atas lutut dan katakan supaya menarik napas panjang.
Download Medis KamiKamu di Google Playstore